Saat bersamaMu II…

tears.jpg

Ya Rabb,
Di atas sejadah biru
Hati kian pilu
Munafikkah aku
Mengingatkan saat bersamaMu…

Tatkala berserabut kepala
Tanggungjawab menggunung tiba
KepadaMu jua
Aku kembalikan harapan penuh duka

Pasti Kau bertanya semalam dimanakah usaha
Apakah alasannya
Sungguh tidak malu kamu wahai manusia hina
Kini kau kembali padaKu jua

Ya, masih tidak malu
Tetap menafikan…Tidak Ya Rabb, Sungguh aku malu
Namun tiada lain selainMu yang sudi mendengar ratapanku
Kumerintih kumerayu hanya padaMu
Biar harus kumengemis kasihMu 
Asal jangan Kau tinggalkan daku

Kumemohon kumerayu padaMu
Jangan memandang begitu padaku
Kutahu walau saat bersamaMu
Keikhlasanku sering Kau ragu
Ampunilah daku

Tiada lain tempat kumengadu
Sungguh aku manusia hina tidak tahu malu
Kini kembali jua menagih kasihMu
Ampunilah daku

Sungguh aku tahu
Kau kan bertanya soalan itu
Semalam dimanakah usahaku
Sungguh manusia kamu
Langsung tidak tahu malu

Ya Allah, tetapkan kami di atas JalanMu
Sungguh aku malu
Namun tiada yang lain selainMu
Ampunilah daku

Yang kudambakan hanyalah rahmatMu
Jangan tinggalkan daku
Walau kadar sekelip mata atau kurang dari itu
Perbetulkanlah segala urusanku

Ya Rahman Ya Raheem al-Haqku ya Rabbul alamin,
Laa ilaha illa anta ya Rabb, 
Tsabbit qulubana ‘ala deenik

Tinta Dell kelabu di pelantar biru
6:12 a.m. waktu Bangi
362667453l.jpg

This entry was posted in Thoughts & Reflections. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s